DISTRIBUTOR RESMI PRODUK NASA JOGJA

POC Nasa untuk Cabe

Cara Menggunakan Pupuk Paket Produk Nasa untuk Cabe Rawit [POC] 

poc nasa untuk cabe

Cara Menggunakan Pupuk Paket Produk Nasa untuk Cabe Rawit [POC]  - Cabe rawit (Capsicum frutescens) merupakan tanaman dari benua Amerika. Tanaman ini cocok dikembangkan di daerah tropis terutama sekitar khatulistiwa. Tanaman ini paling cocok ditanam di dataran rendah dengan ketinggian 0-500 meter dpl. Meskipun begitu, cabe rawit bisa tumbuh baik hingga ketinggian 1000 meter dpl. Untuk tempat yang terlalu tinggi, produktivitas tanaman akan berkurang.

Di dataran tinggi, tanaman cabe rawit masih bisa berbuah. Hanya saja periode panennya lebih sedikit dibanding dataran rendah. Selain itu, produksi biji pada buah cabe rawit lebih sedikit. Ini bisa dianggap keunggulan atau kelemahan. Karena tentu saja konsumen menyukainya namun bobot buah menjadi ringan.

Cabe rawit yang dibudidayakan di Indonesia sangat beragam. Secara umum, masyarakat mengenal cabe rawit putih dan cabe rawit hijau. Padahal setiap tempat memiliki macam cabe rawit yang berbeda-beda.

Budidaya cabe rawit relatif lebih rendah resikonya dibanding cabe besar. Tanaman ini lebih tahan serangan hama, meskipun hama yang menyerang cabe besar bisa juga menyerang cabe rawit. Kali ini kami menguraikan cara usaha budidaya cabe rawit dengan produk nasa.

Penanaman cabai jenis lokal pada areal 1.000 m2 (0,1 Ha) sampai saat umur tanaman 4,5 bulan (135 hari). Pupuk yang digunakan SUPERNASA, POC NASA, HORMONIK, GLIO, Pentana dan PESTONA. Pada saat pengolahan tanah, sebelum dibuat bedengan tanah diberi dolomit. Kemudian diberi pupuk makro (ZA, KCl, TSP) kurang lebih 25 Kg.

Mengenai pemberian SUPERNASA yaitu : 3 sdm dicampur dengan air 15 liter, siramkan ke bedengan lalu di tutup dengan plastik mulsa. Baru kemudian ditanam. GLIO digunakan dengan cara dilarutkan bersama SUPERNASA dan disiramkan ke bedengan. Setelah ditanam, saya menggunakan 40 cc POC NASA + 10 cc HORMONIK dalam 1 tangki air 15 liter, semprotkan 1 minggu sekali. Untuk pemupukan setelah tanam, selain produk pertanian NASA, saya juga menggunakan pupuk kimia, NPK 2 Kg + 40 cc POC NASA diaduk dan dicampur air sebanyak 1 ember (+ 10 liter) ambil 1 gelas larutan untuk tiap tanaman.

Guna mengatasi serangan penyakit layu tanaman saya menggunakan GLIO, caranya :
1 sdm GLIO dicampur 15 liter air, kemudian dikocorkan ke tanaman.
Untuk mengatasi serangan hama kutu saya menggunakan Pentana dan PESTONA.
Pentana saya gunakan dengan 3 tutup + air 1 tangki (15 liter) disemprotkan setiap 5 hari sekali.
Sedangkan PESTONA saya gunakan dengan dosis 40 cc + air 15 liter (1 tangki) disemprotkan seminggu sekali.

Jumlah produk NASA yang telah digunakan

poc nasa untuk cabe paket
  • POC NASA 2 botol
  • HORMONIK 2 botol
  • SUPERNASA 2 botol
  • GLIO 1 pack
  • Pentana 1 botol 
  • PESTONA 1 botol.

Keuntungan setelah menggunakan produk Nasa

  • Pengolahan tanah mudah,
  • Tanah menjadi subur,
  • Pertumbuhan tanaman lebih cepat,
  • Buah dapat dipanen hingga ujung tanaman.

Keuntungan lainnya adalah dari tinggi tanaman. Tinggi tanaman cabai sebelum menggunakan produk NASA hanya 100 cm (1 meter), tetapi setelah saya menggunakan produk NASA tingginya rata-rata 175 cm bahkan ada yang tingginya mencapai 196 cm (hampir 2 meter). Setelah menggunakan produk NASA warna hijau daun lebih tahan lama dan bukan itu saja penggunaan pupuk makro (kimia) lebih sedikit (Biaya dapat ditekan).

Untuk lahan seluas 0,1 Ha yang sudah panen sebanyak 5 kali dan akan masih terus panen. Perincian hasil 5 kali panen yaitu : Panen 1 = 1 Kg, Panen 2 = 3 Kg, Panen 3 = 15 Kg, Panen 4 = 30 Kg dan Panen 5 = 50 Kg. Hasil produksi yang menggunakan produk NASA lebih tinggi dibandingkan yang tidak menggunakan produk NASA. Dari segi ekonomi setelah menggunakan produk NASA lebih menguntungkan karena dapat menekan biaya pengeluaran hingga mencapai 50%. Pesan saya kepada petani di Indonesia agar menggunakan produk-produk NASA, karena sudah terbukti hasilnya bagus dan menguntungkan.

Teknis Budidaya Cabai Teknologi NASA

Pada kesempatan kali ini akan kami sajikan cara budidaya yang praktis pada tanaman cabai dengan menggunakan produk Nasa sebagai pendukung disertai gambar dari masing-masing bagian pembahasan. Cara budidaya cabe disini dibuat secara umum, baik itu cabai rawit, cabe merah besar ataupun cabe merah keriting.

Persiapan Media Semai

  • Campurkan ± 1-2 pack Natural GLIO dalam ± 25-50 kg pupuk kandang, lalu peram ± 1-2 minggu sebagai bahan campuran media semai
  • Komposisi media semai yang akan digunakan terdiri atas tanah, pupuk kandang dan pasir dengan komposisi sebanding (1:1:1).

Pembibitan Cabai

  • Kebutuhan benih cabe sekitar 10-11 sachet/ha
  • Lakukan perendaman benih dengan larutan ± 2-4 cc POC NASA /liter air hangat selama ± 2 jam
  • Tiriskan dan peram ± 2-4 hari, benih yang berkecambah segera disemaikan
  • Semprotkan POC NASA ± 2-4 tutup botol/tangki pada bibit usia 7 dan 14 hss (hari setelah semai)

Pengolahan lahan dan Pemupukan Dasar

  • Taburkan pupuk kandang (± 5-10 ton/ha) dan Dolomit (± 200-300 kg/ha) di lahan
  • Lakukan olah tanah
  • Buat bedengan (tinggi ± 40 cm dan lebar ± 100 cm) dengan drainase yang cukup
  • Campurkan SUPERNASA sebanyak 3-6 kg/ha bersama pupuk TSP ± 150 kg/ha) lalu taburkan secara merata di bedengan. Kemudian tebarkan GLIO (yang sudah dicampur pupuk kandang) ke permukaan bedengan (aplikasi ± 1 minggu sebelum tanam)
  • Tutup bedengan dengan mulsa

Proses Pindah Tanam

Buatlah lubang tanam dengan jarak 60 cm x 60 cm atau 70 c, x 70 cm.
Tanamkan bibit umur ± 21-30 hari / 5-6 daun.

"Teknik pindah tanam pada budidaya cabe perlu diperhatikan bahwa saat melepas polybag, bola tanah jangan sampai pecah agar tanaman tidak stress"

Pemupukan dan Pemeliharaan Tanaman

Pemupukan Makro Susulan (Urea, ZA, dan KCL)
Usia 1 – 4 minggu
Interval 1 minggu
Cara Aplikasi: Campurkan ± 50 liter air, siramkan ± 1 gelas per lubang tanam (± 200cc)

Usia 5 minggu dan seterusnya
  • Urea ± 10 sdm
  • ZA ± 20 sdm
  • KCL ± 20 sdm
  • POWER NUTRITION ± 10-20 sdm
Interval 1 minggu
Cara Aplikasi: Campurkan ± 50 liter air, siramkan ± 2-3 gelas per lubang tanam (± 400-600cc)

Pemupukan POC NASA, HORMONIK, dan AERO810
Usia 2 minggu dan seterusnya (interval 1-2 minggu)

Pemeliharaan Tanaman Cabe
Semprotkan POC NASA ± 3-5 tutup/tangki + HORMONIK ± 1 tutup/tangki + AERO ± ½ tutup/tangki (Volume tangki ± 10-17 liter) dengan kebutuhan ± 20-30 tangki/hektar.
Penyemprotan dilakukan dari atas dan bawah permukaan daun

Keterangan:
Pemasangan ajir dan tali penguat sebaiknya dilakukan saat usia sekitar 15 hari setelah tanam

Perempelan
Sisakan ± 2-3 cabang utama mulai umur 15-30 hari

Pemanenan
Panen pertama sekitar umur 60-75 hari
Panen kedua dan seterusnya 2-3 hari dengan jumlah panen bisa mencapai 30-40 kali atau lebih tergantung ketinggian tempat dan cara budidayanya

Cara Panen
  • Buah dipanen tidak terlalu tua (kemasakan 80-90%)
  • Pemanenan yang baik dilakukan pagi hari setelah embun kering
  • Penyortiran dilakukan sejak di lahan
  • Simpan ditempat yang teduh
  • Pengamatan Hama & Penyakit Cabai
  • Kumpulkan dan musnahkan buah busuk / rusak

Setelah membaca artikel mengenai POC Nasa untuk Budidaya Cabai, tentunya anda ingin mendapatkan produknya. Dapatkan segera produk ini hanya di Distributor Resmi PT Natural Nusantara Yogyakarta.

Rita Christiana/Ahmad Arrofiqi
Nomor ID distributor : N-399757

Telp/WA
082226168010

DISTRIBUTOR RESMI PT NATURAL NUSANTARA (NASA) YOGYAKARTA N-399757

Artikel terkait:
Produk Kesehatan Nasa
Produk Perawatan Tubuh Nasa
Harga Produk Nasa
Cara Menjadi Distributor Nasa


0 Response to "POC Nasa untuk Cabe"

Posting Komentar